
MAKASSAR, Suryaloka.com-Upaya Pemerintah Kabupaten Buton Utara dalam memperluas akses jaringan telekomunikasi terus menunjukkan hasil nyata. Melalui langkah proaktif Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Buton Utara, Sartono, PT Telkom Regional V menyatakan kesiapannya memfasilitasi pembangunan BTS atau tower telekomunikasi di sejumlah wilayah yang masih blankspot di Buton Utara.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Diskominfo Buton Utara dan jajaran PT Telkom Regional V Makassar yang berlangsung pada Jumat (30/1/2026) di Ruang Rapat Kantor Telkom Makassar.

Dalam pertemuan strategis tersebut, Diskominfo Buton Utara dipimpin langsung oleh Kadis Kominfo Sartono, didampingi Kabid TIK Anas beserta lima orang staf. Rombongan diterima oleh unsur pimpinan Telkom Regional V, antara lain Eri Susanto (Assistant GM Witel Sulbagsel), Feronika (Assistant GM Regional Large Enterprise and Government Service Reg V), Farida (Senior Account Manager Witel Sulbagsel), Johan Titaley (Manager Regional Government Orchestration Support Reg V), serta Zulfikar (Account Manager Witel Sulbagsel Telda Baubau).
Agenda utama pertemuan ini adalah penandatanganan kontrak kerja sama jaringan antara PT Telkom dan Pemerintah Kabupaten Buton Utara melalui Diskominfo.
Namun sebelum penandatanganan, kedua belah pihak melakukan dialog mendalam terkait kendala dan tantangan pengembangan jaringan telekomunikasi di lapangan.
Dalam forum tersebut, Sartono secara tegas menyuarakan kebutuhan masyarakat Buton Utara, khususnya di wilayah yang hingga kini belum terjangkau jaringan Telkom. Ia meminta secara langsung kepada jajaran pimpinan Telkom Regional V agar pembangunan BTS atau tower dapat segera direalisasikan di titik-titik blankspot.
Permintaan tersebut mendapat respons positif. Pihak Telkom menyatakan siap menindaklanjuti usulan tersebut dengan menurunkan tim teknis maupun mitra Telkom untuk melakukan kajian lapangan sebagai dasar pembangunan jaringan.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pemerataan akses informasi dan komunikasi bagi masyarakat Buton Utara. Jaringan telekomunikasi hari ini bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Sartono dalam pertemuan itu.
Sementara itu, pihak Telkom meminta agar setiap usulan pembangunan jaringan dari Diskominfo dilengkapi dengan data jumlah penduduk serta fasilitas pelayanan umum di sekitar lokasi, sebagai bahan pertimbangan teknis dan bisnis bagi mitra Telkom.
Selain agenda kerja sama jaringan, sehari sebelum pertemuan juga dilaksanakan pelatihan Cyber Security yang difasilitasi oleh Telkom dan diisi oleh instruktur berpengalaman.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM pemerintah daerah dalam mengamankan jaringan dari ancaman peretasan dan gangguan siber.
Seluruh rangkaian kegiatan Diskominfo Buton Utara selama di Makassar turut difasilitasi oleh Zulfikar, Account Manager Telkom Baubau, bersama Nurul Dwi Wahyuningsih selaku perwakilan mitra Telkom, mulai dari perjalanan dari Kendari hingga kembali ke Buton Utara.
Langkah cepat dan komunikasi intensif yang dibangun oleh Kadis Kominfo Sartono ini dinilai sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Buton Utara dalam mempercepat transformasi digital serta menjawab langsung kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil. (Adm)















